Jumat, 08 Oktober 2010

I Love Jeans !

POT MEETS POP DENIM

PoT-meets-pop-denim-jeans-jt.jpg
Pot Meets Pop denim is a new label touting risque names designed to fascinate or shock. The cuts are named after paraphernalia and maryjane of some variation. The 'White Russian' are grey denim jeans with a super skinny leg with ankle zip. 'Afghani Pollen' are skinny fit black denim in the tsunami wash; the equivalent of over-dye black. The 'Pipes' jean is dry selvage denim with slim straight tube legs with stand out red threads. My personal favorite cut, 'Super Thaistick' (below) is a skinny leg, dry coated selvage denim.
2664_56915011937_658201937_1694038_6665130_n.jpg
IMG_3284b.jpg



2664_56919156937_658201937_1694128_6567567_n.jpg
IMG_3242b.jpg
2664_56919576937_658201937_1694136_981508_n.jpg
2664_56921601937_658201937_1694195_8334499_n.jpg
vinta.JPG

Cheap Monday


Cheap Monday

From Wikipedia, the free encyclopedia
Cheap Monday logo, designed by Vår
Cheap Monday is a Swedish clothing label. It was founded in 2000 by Örjan Andersson and Adam Friberg, originally as a second-hand clothing store, in a suburb of Stockholm. The clothes started selling at March 10, 2004, and from the beginning in only one store called Weekday. The name of the brand originates from the fact that the original store was only open on Sunday. [1]The brand is known for their idiosyncratic designs, and has expanded from their original focus onjeans to include sneakersflannel, and shirts.
Cheap Monday clothes are distributed in a variety of stores worldwide, including Urban Outfittersand Barneys New York. Recently, Cheap Mondays have also found strong popularity inMelbourneAustralia. They are recognized by their distinctive logo of a skull with an inverted crucifix. The designers of the logo, Björn Atldax and Karl Grandin of the design group Vår, meant it as an anti-religion statement, citing the religion as the cause of many wars.[1] By January 2010, the website displays the logo with the inverted crucifix replaced by a single vertical line.
Cheap Monday began originally with jeans but has since branched out into full collections. In addition to its logo, it is also noted for its price which is distincitvely lower than most other quality denim brands. An average pair of Cheap Mondays usually retail around $65USD not going much higher than that.[citation needed]

[edit]Acquisition

On March 6, 2008 it was announced that retailer H & M Hennes & Mauritz AB (H&M) would acquire the company Fabric Scandinavien AB, maker of Cheap Monday jeans and operator of the Weekday store. H&M bought 60 percent of Fabric Scandinavien for 564 million Swedish kronor (US$92 million at the time) from the founders of the company: Adam Friberg, Lars Karlsson, Örjan Andersson and Linda Friberg. H&M has "the possibility/obligation to acquire the remaining shares in the company within three to five years."[2]

[edit]References

  1. ^ "Anti-Christian Jeans Are a Trend in Sweden"Fox News. December 30, 2005.
  2. ^ "H&M acquires the company behind Cheap Monday, Weekday and Monki". H&M. March 6, 2008. Retrieved January 2, 2010.

Nudie Jeans

Celana ‘Belel’ Nudie Jeans yang Anti-Dicuci

Author: MD
Image Goes Here

Celana ‘belel’ Nudie Jeans mungkin tidak menarik bagi penggemar jeans belel biasa. Lalu sebenarnya, apa yang menarik dari celana lusuh asal Swedia yang sudah dipasarkan di 20 negara ini?

Celana ‘belel’ Nudie Jeans mudah dikenali karena warna logo mereknya yang berwarna oranye, terutama saat pembeli melihat logo di ujung belakang celana. Selain itu, terdapat bordiran bermotif huruf "N" di saku belakang, sampai kancing dan resleting yang tertera tulisan Nudie Jeans. Semua ini tentu menambah ciri khas celana belel Nudie Jeans, sekaligus membedakannya dari produk yang palsu.

Spesialisasi Nudie Jeans sendiri adalah jeans model raw dan washed denim jeans. Dengan keunggulan pada kedua bahan ini, Nudie Jeans mulai dikenal konsumen internasional. Belakangan hari, Nudie Jeans kian mendekati ketenaran brand besar lain, seperti Acne Jeans, WESC, dan J. Lindeberg. Lalu, apa sih keunggulan celana ‘belel’ Nudie Jeans yang model bentuknya cenderung skinny ini?

0206_celana_belel_nudie_jeans_anti_dicuci_1.jpg

Model Raw yang Anti-Dicuci

Jika MDers Nudie Jeans model washed denim, MDers sebenarnya “hanya” mendapatkan produk yang tak beda dengan washed denim lain, misalnya yang ditawarkan Levi’s. Meski celana belel Nudie Jeans ini memang punya ciri khas dari nomor warna yang berbeda dengan produk kompetitornya, tapi sulit membedakannya jika dilihat sepintas.

0206_celana_belel_nudie_jeans_anti_dicuci_3.jpg

Celana belel Nudie Jeans yang menarik adalah model raw. Model ini – bisa dibilang – model paling mewakili pengguna jeans yang "malas dan jorok". Bukan tanpa alasan, tapi suplier Nudie Jeans di Singapura justru menyarankan pembeli tidak mencuci celana Nudie Jeans hingga enam bulan! Sebagai pengganti mencuci, pengguna disarangkan merawat celana belel Nudie Jeans dengan memasukkannya ke dalam freezeer, setelah sebelumnya dibungkus plastik.
Bagi MDers yang ingin mempraktekkan cara ini, setelah enam bulan pemakaian, MDers akan mendapati celana Nudie Jeans yang sangat berbeda, terutama jika dibandingkan dengan celana Nudie Jeans model washed yang "sengaja dilunturkan". Selain warna yang berubah, MDers bisa mencoba keunggulan lain dari celana belel Nudie Jeans model raw ini. Caranya, taruh handphone dalam saku selama beberapa lama pemakaian. Hasilnya, kantung celana Nudie Jeans bagian depan akan berubah mengikuti bentuk handphone tersebut. Unik sekali!

Wawancara Mischief Denim

Wawancara Dengan Mischief Denim Division
Tampaknya kami terlupa untuk mewawancarai salah satu produsen jeans lokal yang sedang naik daun juga. Mischief Denim Division mulai aktif terdengar sekitar 2 tahun lalu, tepat di saat dry denim mulai boom di seantero jagat, tidak luput di Indonesia. Terdengar dan terbaca dari brand-nya, Mischief, tampaknya sangat erat hubungannya dengan pergerakan kaum muda, youth culture, dan jika dilihat dari beberapa look-booknya sangat berhubungan dengan street culture dan tentunya art. Menarik untuk menyimak salah satu produsen jeans dengan inspirasi dan hubungan yang dekat dengan youth culture ini, mari kita baca beberapa tanya jawab yang sempat kita lakukan dengan sang empunya brand Mischief.

Bisa diperkenalkan siapa saja dibalik brand anda?
Andi dan Chris
Apa yg pertama kali membuat anda tertarik pada jeans dan denim pada umumnya?
Jeans is not just a piece of clothing its more like personal identity thats why we love jeans.
Apa alasan anda membuat jeans sendiri?
terinspirasi sama jeans brand luar negeri dan bermimpi sampe pada saatnya kita bisa mewujudkan mimpi mimpi untuk menjadi denim designer and start making a denim line.
Apa jeans pertama anda?
Andi: Wrangler
Christian: Levis 501
Apa jeans favorit anda dan mengapa?
Andi: mischief denim dry selvedge slim leg cut
Christian: all mischief denim
Kira-kira apa yg membuat jeans anda stand out dibandingkan jeans lain?
Kita punya ciri khas tersendiri dengan adanya arcuates di back pocket jeans, dan untuk saat ini kita cuman keluarin dry / raw jeans.
Stitch x
Darimanakah bahan produk jeans anda?
Semua proses produksi di Bandung, west java – Indonesia.
Kalo bahan kita bisa hunting kemana aja, yg penting dengan kualitasnya bagus.
Siapa target pasar anda? dan bagaimana cara anda merealisasikannya
Everyone who loves denim, kita realisasikan dengan membuat products lokal yang berkualitas tinggi.
Apa sajakah tantangan paling berat dalam bikin jeans sendiri?
Mungkin masalah waktu saja ya, tapi kita mengerjakan semuanya nya dengan sepenuh hati demi untuk mewujudkan mimpi mimpi. lol
Sudah berapa lamakah anda berkecimpung dalam dunia per-jeans-an?
Kalo untuk mischief denim kira2 2 tahunan
Darimanakah anda mendapatkan inspirasi untuk jeans anda? Ada brand jeans yang secara langsung mempengaruhi anda?
Banyak sekali inspirasi yg kita dapat entah itu research tentang denim dr internet, buku, magz and etc.
Brand jeans yg banyak mempengaruhi kita mungkin:  imperial and iron army
IMG_6911IMG_6830
Apakah anda penganut “cuci sesering mungkin” atau “tunggu 6 bulan sebelum cuci”
Andi: tidak di cuci, cuman di jemur saja :D
Christian: cuci kalo sudah kerasa kotor dan bau
Bagaimana pendapat anda mengenai fenomena jeans jepang dan bahan selvage akhir-akhir ini
Jeans jepang memang sangat populer akhir akhir ini tp menurut kita itu positive dr situ orang orang mulai mengenal denim lebih dalam lagi dan buktinya sekarang orang orang lebih tau sedikit banyaknya tentang denim.
Bahan selvedge juga salah satu fenomena dimana orang orang mulai mengenal berbagai macam bahan denim yg berkualitas salah satunya ya bahan selvedge.
Saya pernah baca bahwa anda memakai synthetic leather daripada cow leather dengan alasan mendukung environment, ada cerita dibalik ini?
dulu saya seorang vegetarian tp sekarang enggak lagi, lol
Ada cerita dibalik kolaborasi dengan Ken Terror?
so far so good and the products was sold out! untuk ke depan nya kita akan berkolaboarsi lagi dengan local painting artist check  iamthebutcher.blogspot.com
Sepertinya brand anda sangat erat hubungannya dengan street culture, skateboard, dan streetwear, apa pengaruh denim menurut anda dengan hal2 tersebut (street culture, sk8, dll)
Mischief denim identik dengan youth uprising dengan kata lain kita supports all kind of youth movement dengan media denim.
Buttons
Cuff or stack?
Andi: stack!
Christian: stack
Denim terjelek yg pernah anda tau?
fake denim always ugly
Apa yang kira-kira terjadi jika jeans anda tidak diciptakan
Andi: bikin chino pants, oh yeah thats my another dream. lol
Christian: gak ada brand mischief denim
Siapa orang yang pengen banget anda liyat memakai jeans anda
Andi: Junya Watanabe
christian: Adriana Lima
Mending liyat Megan Fox telanjang atau pake denim anda
Andi: gak telanjang juga sudah cukup, jadi mending pake denim kami saja lumayan buat promosi. lol
Chris: mending liat Adriana Lima pake mischief terus kalo boleh gw yg telanjangin. hahaha.

Pesan-pesan bagi para denim enthusiast

Support and respect your local denim!!
Thx!
IMG_6806

Mischief Denim

Seiring dengan kembalinya tren Raw Denim movement di dunia saat ini, negeri kita pun tidak kalah cepat dalam respon terhadap tren ini. Dalam beberapa bulan terakhir ini, di awal tahun 2010, kita seperti kebanjiran banyak brand lokal baru yang muncul dan menawarkan produk-produk berupa jeans ataupun yang masih sehubungan dengan tren Raw denim dan americana workwear. Dalam post kali ini kita hanya ingin sekedar meng-update keadaan denim lokal di Indonesia, walaupun beberapa info ini sudah beredar sebelumnya di forum.

Brand Baru

Di tahun 2010 ini cukup banyak bran lokal baru yang bermunculan dan tidak jarang munculnya pada waktu yang relatif dekat ataupun bersamaan. Beberapa merupakan brand yang sudah cukup matang dan beberapa lainnya perlu improvement yang cukup besar.
Ruffneck Jeans merupakan salah satu brand yang muncul di kisaran akhir 2009 dan awal 2010. Sepertinya salah satu pemilik dan pemain di belakang layarnya sebelumnya merupakan salah satu penyedia jasa proxy denim yang handal. Ruffneck menawarkan basic jeans dengan cut yang modern seperti skinny dan slim. Tampaknya potensi fading Ruffneck juga terlihat cukup baik, bisa dilihat dari salah satu jeans Ruffneck yang diikut sertakan dalam INDIGO Denim Contest 2010.
Jajaran produk dari Ruffneck
Baru saja kami menerima info mengenai Easton yang ternyata memiliki website yang cukup apik dengan info yang padat. Produk yang ditawarkan Easton merupakan jeans-jeans dengan cutting dan desain yang modern, bisa lebih detil dilihat di bagian desain beltloop yang berbeda dengan beltloop classic.  Selain itu tampaknya Easton sangat menyenangi warna hitam. Easton juga menawarkan beberapa cutting yang sepertinya dikhususkan untuk kaum hawa.
Easton Jeans
Salah satu brand yang cukup menarik perhatian adalah Tendos The Imperfection. Selain memproduksi jeans, ternyata Tendos juga membuat 2 model kemeja berbahan chambray yang tampaknya cukup digemari saat ini. Hal yang paling menonjol dari Tendos adalah mereka hanya memproduksi produknya dengan quantity yang sangat kecil, yaitu sekitar 6 buah per model. Hal ini cukup menarik dan bisa menimbulkan pertanyaan seperti “apakah Tendos ingin membuat product limited sama dengan paradigma limited sneaker?”, atau “apakah Tendos merupakan home factory yang sangat kecil hingga hanya mampu memproduksi 6 buah per model”.
Tendos Jeans
Dua buah brand berikut menurut kami agak mirip satu sama lain, Esre dan Noots. Keduanya menawarkan jeans yang modern lengkap dengan low yoke dan “swong” yang cukup menonjol. Hmm, mendengar kata swong, jadi ingat sebuah brand lain. Hal yang cukup disayangkan adalah sepertinya baik Esre dan Noots sangat amat terpaku dan terinspirasi dari sebuah brand ternama dari Swedia.
Esre
Noots

Yang Patut Ditunggu

kedua brand ini sudah lama dibicarakan di forum, yaitu Seagull dan Elhaus, kebetulan pemilik kedua brand tersebut tergabung bersama forum. Seperti yang sudah kami liput di artikel wawancara kami dengan Elhaus, brand ini sepertinya cukup potensial untuk mendatangkan produk jeans berkualitas. Dan ternyata gosipnya Elhaus juga tidak akan berhenti di jeans saja melainkan akan meluncurkan produk lain seperti kemeja, dompet, dan apparel lain.
Setelah penampakan prototipe pertamanya di Wall Of Fades (dipakai oleh salah seorang anggota INDIGO), kami mengharapkan Seagull dapat bersaing dengan banjir brand jeans baru di Indonesia, atau mungkin bisa menjadi terkenal seperti “white gulls” yang melekat di back pocket salah satu brand jeans legendaris dari Jepang. Dilihat dari rencana di website mereka, tampaknya bahan denim dari Cone Mills bisa kita lihat sepak terjangnya tahun ini.
Kabar terakhir juga menyebutkan bahwa Mischief Denim Division tampaknya akan sangat serius dalam menjalankan label barunya yang bernama Black Label. Hal ini bisa dilihat dari postingan terakhir yang mengindikasikan pembelian beberapa roll denim dari Okayama, Jepang (dicurigai dari Japan Blue) dan juga pembelian mesin jahit Union Special yang dilihat dari penampakannya merupakan model 43200 atau yang lebih dikenal dengan Union Special untuk chainstitch hem pada jeans. Mudah-mudahan dengan penggunaan Union Special ini akan meningkatkan kualitas denim lokal secara langsung dan tak langsung.
Secara umum, tampaknya geliat denim lokal di tahun 2010 ini sangatlah bagus, bisa dilihat dari munculnya dan mungkin akan semakin berjamurnya brand-brand lokal baru yang menawarkan raw denim. Tentunya hal ini ada segi positif dan negatifnya. Di sisi positif, konsumen akan mempunyai lebih banyak pilihan dan tentunya brand lokal akan semakin kompetitif dan diharapkan akan menjadi kompetitif dalam hal kualitas. Sisi negatifnya, layaknya tren lainnya, bisa jadi tren raw denim ini akan hilang dalam waktu cepat, banyak brand-brand baru yang bermunculan karena mengikuti tren dan tampaknya hanya bersifat oportunis dan cenderung mengejar penyelesaian masalah finansial.

sumber: darahkubiru.com